Prinsip Kredit Syariah yang Perlu Diketahui

Pada masa pandemi ini tidak mudah untuk mempertahankan bisnis di berbagai sektor apalagi kondisi keuangan yang naik turun secara drastis. Begitu pula di dunia jual beli alat transportasi khususnya mobil yang juga mengalami penurunan. Meskipun mengalami penurunan bukan berarti tidak ada yang membeli produknya sama sekali. Beberapa orang yang memang sudah berencana dari jauh-jauh hari tetap melakukan pembelian barang yang diidam-idamkan tersebut.

Sekarang ini anda akan ditawarkan dengan penawaran pembelian dengan cara kredit yang tentunya akan terasa lebih ringan bagi anda. Jika dulu hanya ada kredit yang bersifat konvensional dengan bunga yang cukup tinggi tapi tidak sekarang karena tersedia kredit syariah bagi anda. Kredit syariah merupakan kredit yang sesuai dengan ajaran-ajaran agama islam dimana untuk suku bunga yang ditawarkan sesuai dengan ajarannya. Tidak seperti konvensional pada kredit syariah tidak dikenal istilah suku bunga kredit.

Kredit syariah berdasarkan dengan sistem bagi hasil sehingga tidak bergantung dengan suku bunga pasar yang saat in berlaku. Artinya keuntungan yang akan didapatkan oleh lembaga peminjam ditetapkan diawal dan tidak berubah sampai masa kredit habis. Sedangkan untuk bagi hasilnya ini di atur dan diawasi dengan baik oleh pihak bank syariah. Sistem kredit syariah ini dapat menghindari anda dari kenaikan nilai cicilan akibat tiba-tiba suku bunga melonjak jadi nilai tenor dari awal akan tetap sama hingga akhir.

Selain kredit mobil juga tersedia kredit motor syariah yang bisa menjadi pilihan tepat bagi anda. Kredit motor syariah memiliki beberapa keuntungan bagi si peminjam salah satunya yaitu pinjaman bunga rendah yang tentunya tidak akan memberatkan anda sebagai peminjam. Selain itu keuntungan lainnya yang bisa didapatkan jika anda memilih kredit syariah sebagai proses kredit yaitu uang dp yang jauh lebih murah dan jumlah uang tenor yang stabil hingga akhir masa pelunasan. Tenor yang stabil memang tidak mudah untuk dipertahankan apalagi suku bunga bank yang selalu berubah-ubah setiap waktu membuat hal tersebut memang akan terlihat tidak mungkin. Beberapa perusahaan yang memberikan kredit syariah memiliki cara sendiri untuk menghindari dampak suku bunga seperti dengan membagi 2 margin yang diberlakukan tapi sudah berdasarkan kesepakatan di awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *